10 Cara Membangun Kepercayaan dalam Berbisnis

 Tips

Anda tentu tidak akan membeli mobil dari dealer yang merampok anda dengan harga yang mahal dan mungkin tidak perduli ketika ada masalah dengan mobil anda.

Sebelum memutuskan pembelian, pembeli harus percaya bahwa  produk atau jasa anda bermaanfaat seperti yang anda gembar gemborkan. Apakah strategi pemasaran anda membantu membangun kepercayaan yang diperlukan dengan cara meyakinkan calon pelanggan untuk membeli dari anda?  Apakah anda mendapatkan penjualan seperti yang anda harapkan dari strategi pemasaran anda?

Gunakan 10 prinsip pemasaran berikut ini untuk meningkatkan kepercayaan calon konsumen dan meningkatkan bisnis anda.

1. Dapatkan Testimoni

Betapapun bagusnya reputasi anda dan berapa banyak pun pengalaman yang telah anda miliki, orang lebih percaya terhadap apa orang katakan mengenai anda. Telepon konsumen anda, minta komentar  mengenai produk atau jasa anda,  seberapa suka dan bagaimana produk atau jasa tersebut telah membantu mereka. Edit komentar mereka dan minta ijin untuk menggunakan komentar tersebut dan taruh testimoni itu di dalam materi pemasaran anda.

2. Berikan sesuatu secara gratis
Ketika anda memberikan sesuatu kepada orang lain, berapapun harganya, mereka cenderung akan percaya kepada anda dan kemungkinan besar mereka akan membeli dari anda. Berikan e-book, artikel, seminar atau demo untuk membangun kepercayaan. 

3.  Gunakan artikel sebagai ganti iklan

Kita sudah tidak percaya pada iklan dan lebih percaya pada apa yang kita baca dalam artikel. Investasikan waktu anda untuk menulis artikel. Posisikan diri anda sebagai seorang ahli. Jikalaupun anda beriklan, masukan testimoni.

4. Berikan contoh

Bercerita tentang produk atau jasa anda lebih baik dari pada hanya mengklaim mengenai kemanjuran produk anda. Gunakan contoh kasus untuk menceritakan apa yang anda lakukan terhadap siapa dan perubahan dalam hidup atau bisnis mereka.

5. Saling Tukar Endorsemen

Bekerjasamalah dengan bisnis lain yang anda percayai yang juga merupakan target market anda. Mintalah mereka memasukkan endorsemen (rekomendasi) mengenai produk atau jasa anda di dalam marketing anda dan juga lakukan sebaliknya untuk mereka. Taktik ini dapat meningkatkan penjualan tanpa biaya tambahan sepeserpun. 
6. Dapatkan Referal

Ketika anda membutuhkan dokter, pengacara, tukang kayu, tukang tembok, atau mau makan di luar anda minta rekomendasi dari teman. Anda percaya pada rekomendasi dari orang yang anda kenal. Janganlah hanya menunggu referal  ini seadanya secara spontanitas; programkan sebuah sistem yang proaktif untuk menumbuhkan referal ini

7. Personalisasi Marketing Anda

Ada kesalahan umum yang menyatakan bahwa supaya kredibel, marketing anda harus resmi. Anda berbisnis dengan manusia.  Anda perlu membantu calon pelanggan anda untuk mengetahui dan mempercayai anda. Biarkanlah rasa personalitas tercermin dalam pemasaran dan profesionalisme anda. Cantumkan photo diri anda yang sedang tersenyum di halaman muka materi pemasaran anda.
8. Kurangi Resiko

Kekhawatiran terbesar pembeli adalah seberapa baik produk atau jasa anda tersebut bisa bermanfaat. Memberikan garansi dalam hal ini bisa sangat membantu, namun pada beberapa kondisi, bisa saja ini tidak membantu membuat penjualan terjadi. Perjelas nilai manfaat produk atau jasa yang anda jual dan yakinkan komitmen anda akan pentingnya kepuasan pelanggan bagi anda.
9. Permudah untuk Berhubungan dangan Anda
Jika calon pelanggan anda hendak berhubungan dengan pihak anda, jelaskan bagaimana caranya.  Cantumkan nomor telpon anda di bagian atas materi pemasaran anda dan mintalah mereka untuk menelpon anda. Ketika anda menelpon mereka, berikanlah kembali nomor telpon anda di akhir pembicaraan dan minta mereka untuk menelpon. Jika anda memiliki web site, cantumkan form kontak di bagian bawah dari home page anda.
10. Senantiasa Berhubungan
Jika anda bertemu atau berbicara dengan orang secara reguler biasanya akan terjadi saling percaya. Komunikasi adalah satu-satunya cara untuk mengembangkan kepercayaan. Jika anda menjual jasa atau produk mahal, telpon pribadi merupakan cara terbaik untuk menjawab pertanyaan dari calon pelanggan, dan untuk membangun kepercayaan. Hubungi calon pelanggan dan pelanggan anda secara reguler dan minta masukan dari mereka mengenai apa yang mereka butuhkan.

Strategi di atas diharapkan dapat merubah status dari calon pelanggan menjadi pelanggan, atau dari pelanggan menjadi pelanggan setia

Iyan Radiana

Inspirator Sukses Bahagia

Sumber : www.akademitrainer.com

Advertising Surabaya

Author: 

Related Posts

Leave a Reply