Cara Meningkatkan Laba Bisnis

 Tips

Kalimat yang sangat banyak dinantikan jawabannya oleh banyak pelaku bisnis adalah bagaimana cara meningkatkan laba dari bisnis yang dilakukan. Kalau bisnis sudah berjalan dan mulai membuahkan keuntungan, tentu sedikit demi sedikit kita berupaya agar keuntungan tersebut semakin lama semakin meningkat. Itulah yang menjadikan bisnis semakin berkembang dan bisnis bisa menjadikan kehidupan lebih baik. Namun banyak yang kemudian berhenti berkembang karena lama bisnis hanya berhenti pada nilai tertentu, padahal kebutuhan hidup semakin meningkat. Karena itu perlu upaya untuk terus meningkatkan laba dari bisnis.

Ada banyak cara untuk meningkatkan laba bisnis, namun menurut Tung Desem Waringin, ada dua hal penting yang bisa dilakukan oleh pelaku bisnis dalam meningkatkan laba bisnisnya yaitu menaikkan omset dan menurunkan biaya dalam bisnis.

Ambil contoh yang mudah saja, misalnya kita memiliki omset sebesar 1 miliar dan dari satu miliar tersebut laba bisnis kita adalah 100 juta. Untuk melipatgandakan keuntungan menjadi dua kali lipat, langkahnya adalah.
1. Menaikkan Omset
Dengan contoh di atas, jika anda berhasil menaikkan omset anda menjadi 2 miliar maka keuntungan anda juga akan berlipat menjadi dua kalinya , yaitu 200 juta. Ada banyak cara dan strategi bagimana caranya menaikkan omset usaha, yang bisa disesuaikan dengan bisnis anda.

2. Menurunkan Biaya
Dalam bisnis biaya yang anda keluarkan untuk operasional, biaya produksi dan lain-lain akan mengurangi laba yang diperoleh. Karena itu semakin besar biaya yang dikeluarkan akan semakin sedikit laba yang diperoleh demikian pula, semakin sedikit biaya dikeluarkan semakin besar laba yang diperoleh. Karena itu lakukan langkah untuk menurunkan biaya.

Misalnya, jika Anda mempunyai omset sebesar 1 Miliar dan laba Anda adalah 100 Juta. Dari data ini, jika Anda berhasil menekan/mengurangi biaya Anda sebesar 10%, maka pendapatan Anda akan menjadi 200 Juta.

Bisnis itu yang baik adalah bisnis dengan pembayaran diterima di depan. Kenapa seperti itu karena dengan menerima uang didepan, cahsflow akan lebih teratur. Tapi banyak yang tidak disiplin ketika sudah terima uang didepan lalu mereka foya-foya, beli ini dan itu mengganggap bahwa nanti akan lebih untung.

Seharusnya uang yang sudah diterima didepan dipergunakan untuk membiayai produk ke belakangnya. Jadi yang harus Anda lakukan adalah, cobalah Anda utamakan menerima uang didepan. Jika Anda beranggapan ini tidak akan berhasil, Anda salah.

Lalu cara yang bisa Anda gunakan adalah:

1. Berikan potongan jika orang tersebut membayar di depan.
2. Berikan Hadiah tambahan kepada orang tersebut jika membayar di depan.

Lalu jika Anda mempunyai MODAL BESAR, apakah boleh memberikan Hutang kepada orang lain. Ini boleh saja Anda lakukan, namun cobalah Anda utamakan menerima Uang Di Depan terlebih dahulu, karena jika Anda menerima Uang di Depan itu akan terasa lebih enak dibandingkan Anda dihutangi. (Tung Desem Waringin/tribunnews)

Sumber : http://galeriukm.com

Advertising Surabaya

Author: 

Related Posts

Leave a Reply