Daya tarik seni jadi uang di bisnis kuliner

 Bisnis Kuliner

“Kami lebih menekankan kenyamanan pengunjung yang datang ke Commune, lebih homey. Lebih fokus ke furniture dan seni membuat mereka lebih betah dan nyaman,” kata Reza.

Ditemui di bilangan Jakarta, atau tepatnya di Jl. Suryo No. 25, Jakarta Selatan, Reza sebagai operasional dari resto Commune Café & Bistro memaparkan bagaimana resto ini menjadi daya tarik tersendiri di antara puluhan bahkan ratusan resto yang ada di Jakarta. Apa rahasia dan kelebihannya?

Resto bonafit yang memiliki unggalan makanan pasta seperti aglio olio ini tidak sama dengan resto lainnya. Cobalah masuk ke dalamnya, dan perhatikan semua yang ada di hadapan Anda dari atas sampi bawah tidak Nampak seperti resto makanan seperti kebanyakan, tapi nampak seperti took furniture yang bernilai jutaan rupiah.

Inilah yang membedakan Commune Café & Bistro, resto yang awalnya dari kegemaran dan kecintaan terhadap seni menjadi nilai tambah untuk menggaet pengunjung sebanyak-banyaknya. Dengan kesan interior yang jauh lebih mumpuni dan terlihat istimewa, resto membawa pelanggannya seperti berada di dalam rumah sendiri. “Kami lebih menekankan yang datang ke Commune lebih homey, kenyamanan seperti di rumah,” kata Reza.

Resto yang belum berumur 5 tahunan ini atau berdiri pada 2012, memang terbilang resto anak bungsu yang sudah mampu memberikan sisi berbeda, dan berhasil menyedot pelanggan, bahkan komunitas tersendiri. Dalam sehari sekitar 60 pengunjung mampir ke resto ini di hari kerja, apalagi di weekdays bisa lebih.

Kesan seni semakin terasa, lihat saja di ruangan depan di lantai dua, Anda akan melihat lukisan di dinding dengan nilai tinggi yang semakin mengesankan bahwa resto ini adalah lahir atas seni. Dari seni menjadi resto, dari resto menjadi bisnis yang inspiratif.

Sumber : http://www.smartbisnis.co.id/

Advertising Surabaya

Author: 

Related Posts

Leave a Reply