Menambah Penghasilan Dari Jamur Tiram

 Agrobisnis

BISNIS BUDIDAYA JAMUR TIRAM — Pekerjaan sampingan yang menguntungkan? banyak orang yang memikirkan hal tersebut. Jika anda sedang memikirkan usaha sampingan tidak ada salahnya jika anda mencoba bisnis budidaya Jamur Tiram. Jamur tiram merupakan salah satu jamur budidaya yang banyak ditemukan di pasaran dan disukai konsumen. Cara budidaya Jamur Tiram juga tidak sulit, hanya butuh sedikit ketelatenan saja. Salah satu contoh yang sukses Budidaya Jamur Tiram ini adalah Suwarno dan istrinya Ika Indrani, pasangan asal Jalan Pancasila, Gang Pancasila, Lubuk Pakam, Deli Serdang, Sumatera Utara. Usaha Jamur Tiram yang mereka tekuni mampu menambah penghasilan sebesar 1.5 juta setiap bulannya.

Pekerjaan sampingan yang ditekuni Suwarno tergolong cukup mudah, setiap hari ia hanya mengamati suhu pada ruangan tempat ia membudidayakan jamur tiram. Untuk tumbuh dengan baik dibutuhkan suhu ruangan yang mencapai 10-20 celsius. Kondisi dalam ruang tersebut perlu dipertahkanny dan bila suhu di atas ambang tersebut, Suwarno harus melakukan penyemprotan terhadap seluruh isi ruangan dengan mengunakan air. Selain itu ia harus mengatur kelembapan ruangan sekitar 85-90 persen.

Budidaya Jamur Tiram yang dilakukan suwarno ditempatkan pada ruangan budidaya atau kumbung. Kumbung ini bisa berupa tempat khusus atau memanfaatkan bagian rumah. Asal kondisi terjaga tidak mengapa. Jamur Tiram ditempatkan pada polybag yang disusun pada di rak-rak.

Untuk membuat rumah budidaya Jamur tiram atau kumbung tersebut ia hanya mengeluarkan biaya sekitar Rp500 ribu saja. Karena bahan yang dipakainya cukup sederhana, yaitu batangan bambu dikombinasi dengan tepas dan beratapkan daun nipa. Suwarno dapat mendirikan bangunan rumah budidaya dengan ukuran 5 meter x 10 meter. Di dalam rumah budidaya Jamur Tiram tersebut dibuat empat unit rak bertingkat berbahan bambu.

Untuk memulai usaha budidaya Jamur Tiram, Suwarno cukup membeli polybag yang sudah berisi bibit Jamur tiram seharga Rp.3500 per polybag. Dari Polybag tersebut ia tinggal merawat hingga jamur tiram tumbuh dan siap dipanen. Dalam satu kali panen Pasalnya sekali panen dihasilkan jamur tiram sekitar 6 kilogram (kg) per tiga hari, dengan harga sekitarnya Rp25 ribu per kilogram. Untuk pemasaran saat ini baru di sekitar rumah tinggalnya karena memang prosuksinya baru bisa mencapai itu, namun cukup lumayan bagi usaha sampingan.(/hariansumut).

- See more at: http://galeriukm.com/agrobisnis/menambah-penghasilan-dari-jamur-tiram#sthash.eReOxszC.dpuf

Konsultan Surabaya

Author: 

Related Posts

Leave a Reply