Rahasia Sukses Usaha Sup Ayam

 Bisnis Kuliner

USAHA SUP AYAM — Menu masakan sup ayam memang sudah dikenal oleh konsumen di berbagai pelosok negeri. Rasanya yang lezat dan menyegarkan membuat sup ayam digemari banyak orang. Apalagi ayam yang dibuat menjadi sup adalah ayam kampung, pasti akan lebih lezat lagi. Berawal dari bahan baku ayam kampung yang hanya 3 ekor,Ati, pemilik kedai Tie di Nagoya Batam kini sukses menapaki usaha sup ayam kampung ini.

Bagi orang yang suka dengan kuliner di Batam, Kedai Toah Poh Tie di Nagoya ini sudah tidak asing lagi. Khususnya bagi penyuka ayam kampung, akan singgah ke kedai sup ayam ini. Penikmat kuliner sup ayam ini tidak hanya dari seputar Batam saja, juga daerah kepulauan Riau serta kota-kota dari berbagai wilayah tanah air.

Usaha sup ayam Toah Poh ini telah dirintis Ati semenjak tahun 1995, kala itu hanya tiga ekor ayam yang ia potong sebagai bahan membuat sup. Sebagai promosi ia menyebarkan brosur ke berbagai tempat, misalnya kantor, rumah dan tempat-tempat lain. Pada bulan-bulan awal memang belum begitu banyak pembeli yang datang ke tempat usaha sup ayamnya. Padahal sudah hampir 5000 brosur ia sebarkan. Namun demikian ia tidak patah semangat dalam menekuni usaha sup ayam ini.

Pembeli sup ayam mulai berdatangan sejak bulan yang kedua, justru pada saat ia tidak lagi menyebarkan brosur. Pembeli semakin menanjak jumlahnya pada bulan yang keempat, bahkan ia sampai kewalahan melayani para pembeli. Dalam satu hari 100 ekor ayam ia potong untuk disajikan sebagai sup ayam.

Menurutnya untuk sukses menjalankan usaha sup ayam ini selain promosi yang gencar baik melalui brosur, faktor yang terpenting adalah pada cita rasa masakan . Cita rasa masakan sup yang lezat menjadi kunci utama kesuksesan usaha ini. Menurut ati, tidak ada gunanya promosi gencar jika rasa tidak enak. Kalau toh ada pembeli yang datang pasti hanya sekali saja dan selanjutnya tidak kembali. Namun jika rasa masakan sup ayam enak, info dari mulut ke mulut akan sangat efektif menyebar.

Memasuki tahun 2000 usahanya semakin berkembang sehingga ia sudah mengembangkan usaha sup ayamnya dengan membuka tiga kedai lainnya. Di cabang kedai sup ayam dikelola oleh karyawannya yang sudah dididik memasak sup ayam. Ati tidak mau sembarangan karena jika belum tahu resepnya dan terlatih rasanya bisa berbeda. Karena itulah ia tidak mau sembarangan membuka cabang di tempat lain.

Kini di kedai asal sup ayam Toah Poh Tie di Nagoya, ia dibantu beberapa karyawan. Dalam sehari tak kurang dari 45 ekor ayam ludes, dipesan baik dalam bentuk Sup Ayam Kampong maupun Ayam Goreng Bawang. Belum lagi Sup Ikan, dan Ikan Bakar, untuk satu kedai yang ditanganinya sendiri, tidak termasuk di kedai cabang.

Sumber:

http://www.batamposentrepreneurship.com/berawal-dari-3-ekor-ayam/

- See more at: http://galeriukm.com/bisnis-kuliner/rahasia-sukses-usaha-sup-ayam#sthash.FuFIhiiJ.dpuf

Advertising Surabaya

Author: 

Related Posts

Leave a Reply