Raup Laba dari Keset Kain Perca

 Peluang Usaha

Anda bertempat tinggal di sekitar sebuah pabrik garmen atau usaha tekstil yang menghasilkan limbah berupa kain perca? Potongan-potongan kain sisa ini memang tampak tidak berguna dan hanya menjadi sampah. Namun, tidak tahukah Anda bahwa kain perca pun bisa diolah menjadi komoditi menguntungkan? Kain perca bisa dimanfaatkan sebagai bahan baku keset atau pembersih alas kaki. Ingin merintis usaha semacam ini? Ikuti langkah-langkah ini.

Langkah-langkah persiapan:

1. Modal yang utama ialah Anda memiliki ketrampilan menjahit yang baik.
2. Dapatkan bahan baku. Ini akan lebih mudah jika Anda telah berhubungan baik dengan pemilik usaha tekstil atau garmen yang menghasilkan limbah kain perca di sekitar lingkungan Anda. Dengan memiliki kenalan, harga bahan baku juga bisa ditekan.
3. Tidak lupa siapkan bahan-bahan lain dan peralatan yang dibutuhkan misalnya benang, mesin jahit dan obras, gunting, dan sebagainya.
4. Kumpulkan modal uang yang cukup.
5. Lakukan riset dan uji pasar sederhana dengan memberikan karya Anda ke orang-orang terdekat untuk mengetahui opini dan masukan mereka agar produk bisa lebih baik lagi.
6. Miliki sebuah jaringan distribusi produk yang luas sehingga produk Anda kelak bisa menjangkau banyak konsumen.
7. Rekrutlah beberapa karyawan yang berpengalaman.

Langkah-langkah realisasi:

1. Proses kerja pertama ialah mendapatkan bahan baku berkualitas dengan harga semurah mungkin. Selanjutnya Anda harus menyortir karena tidak semua kain perca bisa digunakan. Proses penyortiran bisa berdasarkan warna, jenis kain, dan sebagainya sehingga produk akan terlihat lebih artistik.
2. Tentukan seperti apa pola atau desain keset yang ingin dibuat. Anda bisa berkreasi dengan memperbaiki atau memodifikasi model-model keset yang sudah ada. Kreativitas sangat diperlukan di sini.
3. Proses kendali mutu juga harus diperhatikan agar pembeli tidak kecewa.

Langkah-langkah promosi dan marketing:

1. Lingkup pemasaran termudah adalah orang-orang di sekitar Anda.
2. Sebarkan selebaran, pamflet atau lainnya yang bisa membuat orang lain mengenal usaha Anda.
3. Distribusikan produk ke beberapa toko atau gerai yang menjual peralatan rumah tangga atau kerajinan.
4. Pasarkan barang ke luar daerah jika memungkinkan. Ini dilakukan bisa dengan berdasarkan pada pesanan.

Tantangan:

1. Keterbatasan bahan baku pada masa tertentu atau sebab lain.
2. Pembeli kurang tertarik dengan desain produk keset Anda.
3. Marketing yang dilakukan kurang efektif terutama saat berhadapan dengan pesaing yang sudah lebih dulu ada.

Advertising Surabaya

Author: 

Related Posts

Leave a Reply