Tips Mengelola UKM: Menata Organisasi Kerja

 Info Bisnis

Perusahaan skala besar umumnya memiliki kelengkapan tim kerja administrasi, personalia, keuangan, produksi dan lain-lain untuk menjaga kinerjanya. Masing-masing pekerja memahami bagian kerjanya dan tidak diharuskan untuk menyelesaikan tugas di luar keahliannya.

Berbeda dengan bisnis kecil atau UKM (usaha kecil menengah). Semua pekerjaan penting biasanya ditangani oleh satu orang saja. Manajer multi-talenta ini sedemikian repot menyelesaikan tugas-tugas yang menumpuk, sehingga menjaga stabilitas kinerja perusahaan menjadi sebuah tantangan besar.

Dengan situasi seperti itu, kesuksesan dan kebangkrutan sebuah UKM hanya dipisahkan oleh garis tipis bernama keterampilan pengorganisasian kerja sang pengelola.

Berikut ini adalah  Tips Mengelola UKM untuk membantu Anda dalam Menata Organisasi Kerja:

1. Susunlah Rencana untuk Sukses
Miliki visi yang jernih mengenai kesuksesan sesuai bidang bisnis Anda.

Apakah Anda ingin membangun bisnis skala besar? Ingin perusahaan Anda go public? Segera mencapai BEP dan menghasilkan profit bersih?

Tulislah sebuah pernyataan misi dengan target yang jelas dan rasional. Pergunakan pernyataan misi tersebut sebagai bahan pertimbangan utama ketika Anda harus mengambil keputusan-keputusan yang sulit.

 2. Tinggalkan Sistem Pencatatan dengan Kertas
Pada masa sekarang ini, tidak ada alasan untuk tetap memelihara tumpukan kertas dokumen dan menyimpan lemari arsip di kantor Anda!

Manfaatkan sistem informasi manajemen berbasis gemawan (cloud system) agar Anda mudah mengelola catatan, mencari item-item tertentu, termasuk mudah berbagi data-data yang diperlukan oleh klien atau rekanan.

Anda tak perlu takut memulainya! Meski butuh beberapa saat untuk beradaptasi, namun jika Anda telah benar-benar memahami kinerja sistem informasi manajemen berbasis gemawan, segalanya terasa demikian mudah.

Waktu, energi, dan biaya yang biasanya banyak terbuang dengan sistem manual (pencatatan di atas kertas) akan terpangkas secara signifikan oleh fitur-fitur yang tersedia di dalam sistem gemawan.

Selengkapnya tentang Sistem Informasi Digital berbasis Gemawan (Cloud) dapat anda baca di link ini.

 3. Cashflow adalah Kunci!
Kebanyakan pengelola bisnis kecil atau UKM melakukan kesalahan klasik dengan memperhatikan betul pendapatan sembari mengabaikan jumlah pengeluaran.

Meskipun kedengarannya klise, namun Anda harus selalu memastikan bahwa: jumlah biaya yang Anda keluarkan tidak boleh melampaui jumlah pendapatan yang Anda terima!

Jika terpaksa harus merugi sampai level tertentu, Anda harus memastikan bahwa itu terjadi karena pendapatan dalam jumlah yang lebih besar pasti akan diterima nantinya. Susun dan pergunakanlah sistem untuk memonitor pengeluaran dan pendapatan, sehingga kapan saja Anda tahu berapa jumlah modal yang tersisa untuk melangsungkan operasional perusahaan.

 4. Lakukan Strategi Marketing Cerdas
Dulu, aktivitas marketing membutuhkan biaya yang besar untuk membuat dan memasang iklan cetak maupun siaran di media elektronik, itupun dengan jangkauan ruang yang terbatas dan temporer.

Saat ini, metode marketing modern (online marketing) jauh lebih murah, berjangkauan luas, dan intensif terkoneksi dengan pelanggan setiap saat. Anda tinggal merumuskan karakter target pelanggan Anda, lalu jalinlah komunikasi intim dengan konsumen Anda dengan cara terlibat langsung secara sosial, lokal, dan mobile (SoLoMo) melalui berbagai fitur di smartphone atau tablet mereka.

Selengkapnya tentang Strategi Online Marketing Terintegrasi dapat Anda baca di link ini.

 5. Bangun Jaringan, Pelihara Jaringan, Kembangkan Jaringan

Manfaatkan berbagai kesempatan untuk membangun dan memelihara jaringan – baik online maupun secara person to person.

Jangan ragu untuk mendekati sesama pemilik atau pengelola UKM guna membuka kesempatan kerjasama barter maupun tandem yang menguntungkan kedua belah pihak.

Jika Anda sendiri tidak antusias terhadap bisnis Anda sendiri, mana mungkin orang lain akan bersimpati? Jadi, dalam situasi apapun Anda harus tetap bersemangat memperkenalkan dan mempromosikan usaha kecil menengah yang Anda kelola.

 6. Cicil Urusan-urusan Kecil
Jika dihadapkan pada tumpukan pekerjaan yang harus Anda selesaikan dalam waktu hampir bersamaan, fokuslah pada pekerjaan paling penting bagi masa depan bisnis Anda.

Meski demikian, jangan lantas meninggalkan sama sekali urusan-urusan kecil berkaitan dengan operasional keseharian. Manfaatkan setiap waktu luang yang ada – meskipun beberapa menit saja – untuk membaca inbox e-mail, menulis agenda aktivitas, balancing catatan keuangan, dan tugas-tugas kecil lainnya. Hal ini akan mencegah urusan-urusan kecil itu menjadi semakin bertumpuk dan kian memberatkan pikiran Anda.

 Untuk menjadi pengelola bisnis kecil atau UKM dengan pola kerja yang terorganisir memerlukan upaya yang tekun dan komitmen yang kuat. Anda juga harus memiliki antusiasme tanpa jeda dan skill memanfaatkan waktu yang sempit untuk hasil optimal.

Lakukan langkah-langkah konkret seperti:

•Menulis Rencana Bisnis Jangka Panjang
•Mengalihkan Sistem Manajemen dari Sistem Manual dengan Kertas ke Sistem Digital dan Gemawan (Cloud System)
•Rapikan dan Perketat Aliran Dana (Cashflow)
Dengan organisasi kerja yang rapi, bisnis Anda akan selalu bertumbuh dengan laju yang stabil dan aman!

(Citralekamedia)

Sumber : http://www.smartbisnis.co.id/

Advertising Surabaya

Author: 

Related Posts

Leave a Reply